01-02-2010, 11:40:07
MAKASSAR -- Investasi di reksadana kian menggiurkan. Jumlah investornya terus meningkat. Alasan itu yang mendorong Bank Rakyat Indonesia (BRI) Syariah, berencana masuk ke reksadana pada 2011 mendatang.
Demikian diungkapkan Kepala Cabang BRI Syariah Makassar, Rusman Saing, akhir pekan lalu. Sesuai dengan road map dari pusat, BRI Syariah akan masuk reksadana pada 2011-2012, ujar Rusman.
Rusman melihat, tuntutan persaingan ke depan memang mengharuskan BRI Syariah untuk go public, agar publik nantinya bisa turut memonitor perkembangan kinerja usahanya. Namun, sebagai perbankan syariah lanjut Rusman, produknya nanti tidak bersentuhan dengan barang-barang haram, seperti minuman keras, dan usaha lain yang mudaratnya lebih banyak.
... [Next]
Berita : Samuel Bidik 10% Pasar Syariah
01-02-2010, 09:43:53
JAKARTA. Selama beberapa tahun terakhir, industri reksadana di Tanah Air tumbuh dengan pesat. Tak terkecuali reksadana syariah. Tahun 2009 silam, total dana kelolaan reksadana syariah meroket 376,85% dari Rp 769,78 miliar menjadi Rp 3,67 triliun.
Maka tak usah heran apabila para manajer investasi (MI) mulai melirik peluang bisnis di investasi berbasis syariah. Tak terkecuali PT Samuel Aset Manajemen. "Kami berencana menerbitkan dua produk reksadana syariah dalam waktu dekat, untuk menggaet Rp 360 miliar atau sekitar 10% dari total nilai industri syariah," ujar Ayu Widuri, Vice President Samuel Aset Manajemen, kepada KONTAN belum lama ini.
... [Next]
Berita : Danareksa Tawarkan Reksadana Sukuk Ritel
29-01-2010, 11:26:38 JAKARTA. Seakan tak ingin kehilangan momentum penerbitan sukuk ritel
kedua atau SR-002 saat ini, Danareksa Investment Management (DIM) akan
segera meluncurkan reksadana syariah berbasis produk tersebut. Namanya
Reksadana Danareksa Proteksi Melati Optima Syariah. Reksadana ini sudah
mulai ditawarkan hingga 10 Februari nanti dan diluncurkan pada 11
Februari 2010.
Head of Marketing Danareksa Investment Management Dyah Sofiyanti
mengatakan, instrumen investasi ini punya daya tarik lebih kuat. Sebab,
kalau memegang sendiri sukuk ritel, investor akan terkena pajak 15%
dari imbal hasil atau yield yang diperolehnya. Sementara produk
reksadana hingga akhir tahun ini masih bebas pajak itu.
... [Next]
K O N S U L T A S I
Tanya : Pengelola Bank Syariah Non-Muslim 2009-04-05 21:29:17 Deni Rumdani Apakah seorang non muslim boleh menjadi pengelola/ pemilik bank syariah atau lembaga syariah lainnya?